Opini  

Mesin Baru Kementerian Keuangan tapi Sopirnya Lama, itu Akselerasi atau Stagnan?

Avatar photo
Reporter : Iskandar Sitorus Editor: Redaksi
IMG 20250910 WA0070

Semua itu menegaskan satu pesan bahwa kedaulatan fiskal berbasis data, integrasi pengawasan, dan disiplin kebijakan. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, maka seharusnya dari awal mantan Menkeu Sri Mulyani sesegera mewujudkan langkah itu sebab dimaksudkan untuk akselerasi, bukan hanya sekadar bisnis seperti biasa.

Awalnya publik menatap satu titik krusial, apakah mesin akselerasi ini betul-betul dikemudikan oleh para arsitek kebijakan atau tetap oleh kultur operator lama? Pertanyaan ini penting, bukan karena selera personal, melainkan karena audit negara selama bertahun-tahun menyalakan alarm yang sama.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Alarm audit laporan hasil pemeriksaan BPK bicara terang

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara konsisten menemukan kelemahan klasik yang justru menjadi alasan atas kelahiran tiga badan baru ini.

Di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) semester I tahun 2023 menyoroti pengendalian pemusnahan sisa pita cukai nonaktif yang belum memadai, menciptakan risiko penyalahgunaan. Pada sisi kepabeanan, validasi pemberitahuan pabean impor juga dinilai belum optimal, menimbulkan celah bagi potensi penyalahgunaan prosedur impor.