Opini  

Mesin Baru Kementerian Keuangan tapi Sopirnya Lama, itu Akselerasi atau Stagnan?

Avatar photo
Reporter : Iskandar Sitorus Editor: Redaksi
IMG 20250910 WA0070

Semua fondasi hukum sudah ada. Semua alasan perubahan pun tercetak jelas di LHP BPK, yakni mulai dari pengendalian pita cukai nonaktif yang belum memadai, proses validasi impor yang belum optimal, hingga pencatatan aset negara yang tidak akurat. Tiga badan baru lahir sebagai akselerator seperti yang diminta Presiden Prabowo. Maka Menkeu Purbaya bukan hanya boleh, melainkan patut menyusun ulang tiga pimpinan puncak ini bila terbukti pola lama pada temuan LHP BPK itu masih terus menghambat tujuan reformasi.

Ini bukan tentang kursi, melainkan kepercayaan publik. Kepercayaan bahwa APBN disusun dengan visi tiga tahun ke depan, bahwa sistem keuangan diawasi sebelum terlambat, dan bahwa data negara digunakan untuk kepentingan negara, bukan tercecer di gudang. Jika Menkeu bergerak cepat, Kemenkeu akan menjadi mesin strategi fiskal seperti yang diharapkan Presiden Prabowo.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Jika tidak, kita hanya akan punya mesin baru yang mendengung halus tiap pagi, tanpa pernah benar-benar melaju.