Gadis Muda Belia dan Rupawan Ternyata Pengawal Andalan Presiden Jokowi

FlobamoraNews

JAKARTA, Flobamora-news.com –Banyak yang kaget dan terpesona dengan sosok gadis ini.
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) bernama Sersan Dua TNI Angkatan Laut. Ambar Dwi Klaudiyah ini sosoknya banyak mencuri perhatian disaat dia sedang mengawal Presiden Joko Widodo.

Serda Ambar memang berparas cantik dan rupawan dengan rambut terurai sampai ke bahu. Mengenal lebih jauh tentang sosok Ambar, sejak kecil Dia memang bercita-cita ingin jadi seorang Polwan. Sayangnya setelah lulus SMA Ambar gagal lolos seleksi Polwan.

Dia sempat mengenyam ilmu pendidikan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo jurusan Akutansi selama satu tahun. Serda Ambar lalu mencoba mengikuti seleksi penerimaan Angkatan Laut di tahun 2015, dan berhasil di terima dan menjalani Pendidikan Angkatan Laut.

Baca Juga :  Kemenkop-UKM, Dekranas dan TP-PKK Sinergikan Tujuh Program

Sebelum menjadi anggota Paspampres, Serda Ambar bertugas di bidang kesehatan TNI Angkatan Laut RE Martadinata. Setelah menjalani pembekalan/standarisasi selama 1,5 tahun Ambar di nyatakan lulus menjadi anggota Paspampres Grop A yg bertugas mengawal Presiden.

Di sisi lain Ambar merupakan gadis yg berbakti kepada kedua orang tuanya. Hal itu terbukti dengan perilakunya yg tetap membantu ibunya berjualan sayur saat cuti dan pulang kampung.

Ambar lahir di Sidoarjo 29 oktober 22 tahun silam. Saat di tanya soal keluarga sangat bersemangat menceritakan pekerjaan ayah dan ibunya. Bapak saya seorang pengepul barang bekas, jadi dari pemulung di kumpulkan ke Bapak, nanti Bapak yg jual lagi. Kalau lbu saya jualan sayur keliling kampung, kata Ambar.

Baca Juga :  Hari Kedua di NTT, Presiden Akan Kunjungi Taman Nasional Komodo

Ketika balik ke rumah, Ambar sering membantu ibunya belanja ke pasar setiap jam 1 pagi. Lalu ikut berjualan di depan rumah, nanti kalau sayurnya belum habis terjual baru lbu keliling naik motor. Sampai sekarang juga masih jualan sayur, kata Ambar.

Tulisan ini berasal dari redaksi