Angka Stunting di Nagekeo Meningkat

Avatar photo
1000394635
Kegiatan timbang balita Stunting oleh Tenaga Kesehatan di UPTD Puskesmas Nangaroro, Photo dok: Flobamora-News

Aneka Inovasi Progam

Dalam upaya menekan angka Stunting, tahun 2023 lalu Pemkab Nagekeo mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp. 40.370.184.398 meski realisasinya hanya Rp. 30.220.442.440. Di tahun 2024 ini Pemerintah kembali menggelontorkan biaya sebesar Rp. 44.813.532.892 untuk penanganan stunting.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pemda Nagekeo melakukan sedikitnya 9 inovasi program kegiatan diantaranya gerakan Orang tua asuh anak stunting (OTAS) di seluruh Kecamatan. Pemkab Nagekeo lanjut Nus Bitua juga melakukan pendampingan terhadap remaja putri melalui inovasi Jumat remaja putri wajib minum tablet darah.

“Penanganan stunting secara terintegrasi dari hulu ke hilir, Penanganan tidak terbatas pada ibu dan bayi tetapi juga melalui pemberian tablet tambah darah dipadukan dengan kegiatan pendampingan Kalender Haid bagi remaja puteri dan Kegiatan Aksi Bergizi di Sekolah” jelas Dia.

Selanjutnya, Pelibatan PKK dan Dasawisma dalam gerakan penyediaan pangan lokal bergizi dan membentuk Pos Gizi masyarakat di Kecamatan Boawae serta mendorong pemerintah desa dalam melakukan Revitalisasi posyandu dan Revitalisasi RT