Pantas Solar Subsidi di Nagekeo Langka Ternyata Banyak Diselundupkan ke Luar Pulau

Avatar photo
IMG 20240328 WA00452
Aparat TNI Angkatan Laut Pos Mbay saat mengamankan ribuan liter Solar yang akan diselundupkan ke luar pulau, Photo dok: Danposal Mbay.

“Pagi-pagi saya pergi cari, saya juga kaget, saya pikir terdampar (perahu motor red-) saya langsung pergi, sampai di sana Danposal bilang ini kapal selundupkan minyak tadi malam” ungkap La Umi saat ditemui di kediamannya Kamis (28/04/2024) sore.

La Umi bilang Dia tidak pernah tahu bahwa perahu motornya diambil kemudian disewa untuk menyelundupkan BBM ilegal itu. Perahunya tersebut awalnya berlabuh di pantai Nangadhero. Oleh para pelaku diambil secara sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan dia.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Itu kapal itu, saya punya ABK sendiri, ABK lemparan itu, tapi mereka ambil tidak tau saya, mereka ambil malam-malam, jangan sampai pikir saya yang suruh, kalau saya tidak memang e, mau untuk apa saya, masih banyak mata pencaharian saya” jelas La Umi

Usut punya usut, perahu motor tersebut ternyata bukanlah milik pribadi La Umi, rupanya itu Perahu motor milik kelompok Nelayan setempat, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).

Nama kelompoknya Cahaya Mawar. La Umi adalah ketua Kelompok bersama 9 orang anggota. Akan tetapi, La Umi tidak begitu mengingat kapan pengadaan Kapal tersebut dan berapa pagu anggarannya. Bantuan yang didapat kelompok nelayan Cahaya Mawar berupa body Perahu dan 1 unit mesin.