Tanah Lokasi TPU Desa Aeramo Diperjual-belikan, Kini Timbul Masalah! 

Avatar photo
Reporter : Sevrin Editor: Redaksi
IMG 20231110 141346
Lokasi tanah pemakaman desa Aeramo yang diperjualbelikan, photo: Citra Satelit

Pemdes Aeramo Mediasi dan Upaya Tukar Guling

Mendapat laporan bahwa ada persoalan serius di atas lahan pemakaman, Pemdes Aeramo tidak tinggal diam. Meski kaget dengan informasi tersebut, Kades Biu Dore lantas berupaya melakukan mediasi mencari solusi. Setelah mengetahui informasi, Pemdes Aeramo untuk sementara waktu melarang masyarakat melakukan aktivitas pemakaman di atas lokasi yang bersertipikat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kendati demikian, mayoritas masyarakat belum mengetahui secara pasti soal status tanah secara jelas. Hal ini dibuktikan dengan beberapa kali ketika ada warga yang meninggal selalu saja ada upaya untuk dimakamkan di lokasi yang bersertipikat namun dicegat Kepala Desa. Kades Biu Dore melarang masyarakat melakukan aktivitas pemakaman di atas lokasi karena masih ada upaya mediasi mencari jalan keluar.

Oleh Kepala Desa, pemilik sertipikat diarahkan untuk menemui Patris Seo anak kandung dari almarhum Mathias Padha selaku Ketua suku yang menjual lahan. Meski Patris tidak pernah mengetahui proses jual-beli, akan tetapi Dia berupaya mencari solusi terbaik, sehingga pihak pemilik sertipikat tidak dirugikan. Patris, Kepala Desa dan BPD menawarkan solusi tukar guling yang mana, tanah yang sudah terdapat 16 kuburan tidak usah dipermasalahkan dengan catatan, pemilik sertipikat mendapatkan ganti lahan dengan ukuran yang sama, bergeser posisi 25 meter arah Utara-selatan dan 40 meter arah Timur-barat.