Postingan itu kemudian menuai komentar beragam dari Netizen. “hahaha melindungi babi dari nyamuk dan lalat” komentar akun Maria Gaby. “Bpk bukan lalat atau nyamuk tapi virus lewat udara” timpal akun Yuliana Lado. “Mungkin kita butuh edukasi dari dinas terkait tentang tata cara penanganan ASF” tulis Akun Yuliana Liling.

Penggunaan kelambu dalam menangkal penyebaran virus ASF ini juga dilakukan oleh beberapa warga peternak di Desa Nangadhero. Pantauan Flobamora-news Minggu (07/04/2024) beberapa kandang milik warga setempat babi juga dipasang kelambu oleh pemiliknya.
drh. Fransiskus X. P. G Bethana , S.Kh menjelaskan bahwa usaha peternak melindungi kandang babi mengunakan kelambu juga baik adanya, meskipun cara tersebut belum terbukti secara ilmiah dalam menangkal penyebaran virus ASF. Kelambu digunakan hanya sebatas menjaga agar lalat tidak bisa masuk ke dalam kandang, sebab lalat merupakan salah satu vektor penyebaran virus ASF.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












