Perempuan, menurut Menko PMK, memang telah mampu berprestasi dan mengaharumkan nama bangsa melalui olahraga. Namun, masih terdapat berbagai kendala antara lain persepsi bahwa olahraga baru sekadar hobi; olahraga tidak dapat menjadi tumpuan ekonomi; olahraga adalah kegiatan yang mengandalkan fisik, lebih cocok untuk laki-laki; dan kejuaraan olahraga berpeserta perempuan yg secara rutin dan berjenjang, belum banyak dilakukan.
Menko PMK menekankan bahwa perempuan harus bersama dulu, lalu bersatu agar kemudian menjadi kuat. Dengan demikian, kesetaraan gender dalam dunia olahraga dapat terwujud. “Seiring dengan komitmen Pemerintah Indoensia yang ingin memajukan olahraga di tanah air. Apalagi Indonesia sedang berjuang agar dapat menjadi Tuan Rumah Penyelenggara Olimpiade di tahun 2032,” paparnya. Dia juga menekankan bahwa terdapat dua agenda strategi yang dapat menjadi perhatian dalam seminar ini, yaitu: Pertama; bagaimana meningkatkan peran perempuan dalam bidang olahraga? Hal ini dapat dimulai dari keluarga, dengan memberikan dorongan kepada anak-anaknya agar berperilaku hidup sehat dengan berolahraga; menanamkan motivasi kepada anak perempuan agar tidak takut meraih prestasi di bidang olahraga; perlu diperluas event kejuaraan olahraga berpeserta perempuan. Kedua, adalah konstruksi dan formula kebijakan yang dapat mendorong lahirnya atlet-atlet perempuan berprestasi; bagaimana pemerintah dan masyarakat olahraga dapat membangun pola kerja yang sistematis dalam pembinaan olahraga dan perempuan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










