Regenerasi Tenun Ikat di Nagekeo dan Model Intervensi Program CSR PT TBIG

Avatar photo
IMG 20250427 WA0044
Cleofania Woga Nenu penenun milenial di Nagekeo

Salah satu perusahaan yang bisa dijadikan contoh terkait intervensi alokasi anggaran program Corporate Social Responsibility (CSR) adalah PT Tower Bersama Grup (TBIG) yang sudah terbukti ikut ambil bagian dalam menjaga dan melestarikan kekayaan intelektual batik melalui program pemberdayaan pembatik milenial.

PT TBIG sejak tahun 2014 telah mendirikan Rumah Batik Tower Bersama Infrastructure Group (TBIG) dan Koperasi Bangun Bersama di Kota asal Batik yakni di Pekalongan, Jawa Tengah. CSR PT TBIG diklaim tak hanya fokus pada pelestarian budaya batik, tapi juga memperkuat ekonomi lokal. Masyarakat lebih khusus generasi muda diberi pelatihan membatik sekaligus dukungan finansial agar bisa berkembang secara mandiri.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Kami telah melakukan kajian, relevansi batik sebagai sebuah tradisi masih relevan dengan kondisi saat ini. Jadi di bidang budaya ini, Rumah Batik TBIG lebih ke national interest, salah satu identitas budaya bangsa,” demikian Head of CSR Department Tower Bersama Group, Fahmi Sutan Alatas saat memaparkan materi terkait