LPMTI Gelar Seminar Sehari Tentang Nasionalisme

FlobamoraNews

Belu, Flobamora-news.com – Lembaga Peduli Masyarakat Timor Indonesia (LPMTI) Cabang Belu menggelar seminar sehari di Aula Hotel Nusantara II Atambua, pada Selasa (30/7/2019). Kegiatan ini dibuat dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74.

Seminar yang bertemakan “upaya memperkokoh semangat nasionaliesme dan wawasan kebangsaan masyarakat perbatasan RI-RDTL” tersebut dibuka oleh Sekda Belu, Petrus Bere.

Dalam sambutannya, Sekda Belu meminta kepada semua masyarakat yang ada di kabupaten Belu untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari daerah Perbatasan Negara Republik Indonesia.

Baca Juga :  HUT Ke-55 Partai Golkar Dihadiri Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin

“Kita orang-orang di Batas Negara ini baik orang tua maupun anak muda harus bisa pertahankan keutuhan Bangsa Indonesia dengan pedoman dasar kita Pancasila dan UUD 45. NKRI tetap harga mati,” ucapnya.

Dirinya menegaskan bahwa semua masyarakat yang ada di Kabupaten Belu telah menjadi satu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, masyarakat harus memiliki komitmen untuk tetap mempertahankan NKRI.

“Kita di Batas Negara ini harus tetap komitmen untuk mempertahankan keutuhan Negara kita walaupun saat ini kita dihadapkan berbagai isu besar di Nasional,” tutur Petrus Bere.

Baca Juga :  Investasi Rp151 Triliun Untuk Pembangunan 7 Ruas Jalan Tol Segera Dilelang

Pemda Belu juga memberikan apresiasi kepada LMPTI cabang Belu yang dinilainya melaksanakan kegiatan positif bagi masyarakat di Kabupaten Belu dalam mempertahankan komitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari daerah Perbatasan Negara.

“Pemerintah Daerah Belu memberi apresiasi untuk kegiatan yang sangat positif ini. Mari kita bersatu dalam membangun Kabupaten Belu dengan tetap mempertahankan Keutuhan NKRI,” ujar Sekda Petrus.

Sementara itu Ketua LPMTI Cabang Belu, Mariano Parada dalam sambutannya mengatakan tujuan dilaksanakannya seminar ini untuk menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tetap terhubung dengan kami:
Tulisan ini berasal dari redaksi