Kadin NTT Undang Investor Perikanan PT. Fresh On Time Seafood investasi di NTT

FlobamoraNews

KUPANG, FLOBAMORA-NEWS.COM – Melalui Video Conference Ketua Umum Kamar Dagang Industri (Kadin) NTT Boby Lianto melakukan pembahasan tentang Potensi Investasi Bidang Perikanan di Nusa Tenggara Timur bersama dengan Owner PT. Frest On The Time Seafood dan PT. Toba Surimi Indonusantara Bintarna Tardy serta beberapa perusahaan lainnya. Beliau adalah investor di bidang perikanan, pabrik pengalengan ikan, pabrik tepung ikan dan pakan ,serta produknya sudah masuk di Walnart- Amerika dan Eropa.

Pada rapat tersebut Ketua Umum Kadin NTT juga mengajak beberapa Ketua KADIN daerah lainnya untuk memberitakan potensi investasi di daerah masing-masih.

Menurut Bobby bahwa kekayaan alam yang ada, kultur, budaya, adat-istiadat dan juga potensi laut yang ada di Nusa Tenggara Timur yang memiliki pontensi perikanan yang luar biasa.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Berpusat di Jawa dan Sumatra Wilayah Lain Kurang Diperhatikan

Berikut Penyampiaan Ketua Kadin Daerah

1. Ketua KADIN Alor Denny Lalitan memperkenalkan langsung potensi yang ada di daerahnya. Selain itu juga potensi pariwisata, kelautan, diving dan perikanan yang ada di daerahnya.

2. Ketua Kadin Lembata John Kwertayasa menyampaikan ada industry perikanan di lembata yang aktif dan berproduksi, juga potensi perikanan yang ada di lembata.

3. Ketua Kadin Sikka Harry Japira menyampaikan sudah ada Dua industri yang aktif dan berjalan di kabupaten Sikka. Kabupaten Sikka sangat siap dari sisi infrastruktur dan Pelabuhan untuk pengiriman keluar. Beliau juga berpengalaman dalam pembuatan pabrik tepung ikan.

Baca Juga :  HUT Pertama, UMKM Kaldera Toba Gelar Bazar Selama Tiga Hari

4. Ketua Kadin Manggarai Bony Romas menyampaikan potensi pariwisata dan perikanan di sekitar pulau Mules.

5. Ketua KADIN Manggarai Timur Firman Demorin Dan yang terakhir dari Manggarai Barat Charles Ang.

Sementara itu Owner PT. Frest On The Time Seafood dan PT. Toba Surimi Indonusantara Bintarna Tardy menceritakan tentang pengalamannya selama 38 Tahun di bidang perikanan dari belasan pabrik pengalengan ikan sampai ekspor ke Amerika dan Eropa sekaligus mempromosikan Indonesia melalui perikanan.

Tulisan ini berasal dari redaksi