Don mengingatkan, jika kita sebagai anak bangsa berpegang teguh pada hal ini, lanjut Don Bosco niscaya NU akan mampu melewati abad berikutnya. Saat ini, seiring canggihnya teknologi, masifnya perkembangan ilmu pengetahuan jangan sampai menjadi kompas yang merusak tatanan hidup beragama.
“Pesantren harus tetap ada, tapi yang proposional, studi tentang agama itu yang utama, ahli agama juga jangan sampai yang tidak paham teknologi” saran Don Bosco.
Di tengah derasnya arus globalisasi, Bupati berharap, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, masyarakat harus bisa cermat dan bijak mencerna suatu informasi. “Kita harus betul-betul menyaring di mana informasi ini berkembang kayak air bah, satu kemampuan yang kita punya itu harus bisa menapis informasi yang masuk kepada kita” pesan Don Bosco.
Menghadapi persaingan di bidang ilmu pengetahuan, Pemerintah Kabupaten Nagekeo, lanjut Don Bosco fokus membenahi sumber daya manusia (SDM) agar bisa bersaing di masa depan. Fokusnya ialah bagaimana mempersiapkan SDM generasi muda sejak dini.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










