Beranda Hukum & Kriminal Riesta Megasari-Satgas Anti Human Trafficking Partai Golkar Jemput Jenasah TKI

Riesta Megasari-Satgas Anti Human Trafficking Partai Golkar Jemput Jenasah TKI

252
0

KUPANG, Flobamora-news.com – Satuan Tugas (Satgas) Anti Human Trafficking Partai Golkar NTT bersama pihak BNP2TKI NTT dan pihak Dinas Tenaga Kerja menjemput jenasah alm. Herman Flani di Kargo Bandara Airport El. Tari Kupang yang diterbangkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 438 tiba pada pukul 12:50 wita.

Juru bicara Satgas AHT Golkar NTT, Riesta Megasari menjelaskan, pihaknya melihat persoalan Human Trafficking sudah menjadi kewajiban Satgas di Partainya untuk membantu melihat sekaligus menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat khususnya tenaga kerja Indonesia.

“Ini adalah persoalan kemanusiaan, yang pada intinya menjadi tanggungjawab bersama, tidak saja pemerintah atau lembaga yang mengurus TKI “jelas Megasari.

“Kami Satgas di partai Golkar dibentuk untuk mengurus, mengawasi sekaligus memberi pencehagan terhadap itu. Untuk Herman Flani sendiri setelah kami cek ke pihak keluarga, ternyata yang bersangkutan sudah 17 tahun di Malaysia “,terang Megasari.

“Ayo kita selesaikan masalah ini”, tandas Megasari di lokasi Kargo, Jumat/1 Juni 2018.

Riesta Megasari manambahkan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan instansi pemerintah dan BNP2TKI untuk proses selanjutnya.

Pada kesempatan itu, Plt. Kepala BNP2TKI, Siwa, mengatakan, sesuai surat KBRI Kualalumpur, Jenasah Herman Flani menurut rencana tiba kemarin 31/Mei 2018, namun setelah dicek di Garuda nama almarhum belum ada di sistem atau aplikasi Garuda, sehingga baru hari ini tanggal 1 Juni 2018, tiba dengan penerbangan siang, pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 438 pukul 12.50 wita.

“Jenasah akan kami nginapkan di RSUD Kupang, Hari Minggu/3 Juni lanjut ke Kabupaten Ende melalui Bandara Franseda Maumere dengan pesawat NAM AIR, diantar pegawai BP3TKI Kupang, perkembangan dan atau info lainnya akan saya sampaikan lagi”, jelas Siwa. (*tim-dure)

Komentar