Beranda Hukum & Kriminal Demi Sebuah Keamanan di Perbatasan RI-RDTL, LPMTI Gelar Seminar Sehari

Demi Sebuah Keamanan di Perbatasan RI-RDTL, LPMTI Gelar Seminar Sehari

30
0

Belu, Flobamora-news.com – Menjaga keamanan di sebuah wilayah adalah kewajiban setiap warga negara. Karena itulah, Lembaga Peduli Masyarakat Timur Indonesia (LPMTI) akan menggelar seminar sehari.

Melihat bahwa saat ini pola kejahatan terus mengalami peningkatan, baik dari segi strategi, maupun lainnya, karena itu perlu ada sebuah pola dan terobosan baru dalam menjaga keamanan, khususnya di wilayah NKRI. Hal inilah yang diungkapkan oleh Ketua LPMTI, Mariano Parada dalam keterangan persnya kepada wartawan jelang pelaksanaan seminar sehari bertema upaya menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan RI-RDTL di Atambua, Selasa (26/11/19).

Dikatakan, pihaknya bekerja sama dengan Kodim 1605/Belu untuk menyelenggarakan seminar sehari yang akan berlangsung di aula Dharma Andika Kodim 1605/Belu, Kamis (28/11/19).

Dalam seminar itu, kata Mariano akan dihadirkan para pembicara yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Belu dan beberapa pejabat pimpinan instansi vertikal di antaranya Kodim 1605/Belu, Polres Belu, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur dan Kantor Bea Cukai Atambua.

Diharapkan, para pembicara dan peserta seminar dapat membahas untuk menggagas terobosan-terobosan baru menjaga keamanan dalam rangka memperkokoh kedaulatan dan keutuhan wilayah di perbatasan RI-RDTL.

Dandim 1605/Belu, Letkol (Inf) Ari Dwi Nugroho ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/11/19) membenarkan kerja sama Kodim Belu dengan LPMTI dalam menyelenggarakan kegiatan seminar sehari tersebut.

“Kodim 1605/Belu tentunya sangat mendukung pelaksanaan seminar tersebut agar bisa berjalan lancar dan sukses,” tandasnya.

Dalam seminar itu, kata Letkol Ari Dwi Nugroho juga tampil sebagai salah satu pembicara di antara beberapa pembicara lain yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan RI-RDTL.

Dirinya berharap agar seminar tersebut dapat melahirkan gagasan-gagasan untuk menghasilkan terobosan baru dalam membangun ketahanan masyarakat untuk menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

Bahwasanya, konsep kemanunggalan TNI dan rakyat perlu dikembangkan. Rakyat menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan wilayah sehingga perlu dibangun ketahanan dalam seluruh aspek kehidupan,” tegasnya.

Untuk diketahui, seminar sehari tersebut akan dihadiri sejumlah peserta yang berasal dari kalangan pemuda dan pelajar, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh agama, organisasi mahasiswa dan kepemudaan.


Reporter: Ricky Anyan


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here