HUT Amunisi Ke11, Gelar Baksos dan Penyuluhan Narkoba

JAKARTA, Flobamora-news.com – Ada yang menarik dalam HUT ke 11 surat kabar Amunisi dan Amunisinews, Panitia HUT menyelenggarakan kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba dan bakti sosial bagi anak yatim dan donor darah.

Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama PT Panca Satya Media selaku penerbit Amunisi dan CV Tanjung Raya Kemilau sebagai bidang usaha Amunisi.

Dalam penyuluhan bahaya narkoba, Kasubdit Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN), Dikdik K, mengajak elemen masyarakat turut serta dalam pencegahan penggunaan narkoba sekaligus mengajak keluarga yang terkena narkoba segera melapor ke BNN untuk dilakukan rehabilitasi.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Minta Polri Tingkatkan Profesionalitas dan Tak Cepat Berpuas Diri

Ajakan tersebut diserukan Dikdik K dalam acara bakti sosial (Baksos) di Kantor Surat Kabar Amunisi Jalan Arteri Marunda, Semper, Jakarta Utara, Selasa/1 Mei 2018.

Dikdik mengatakan, sejauh ini ada pendapat keliru di kalangan masyarakat bahwa bila melapor ke BNN karena narkoba maka akan ditangkap, dipenjarakan.

“Hal itu sangat keliru karena negara hadir untuk melindungi warganya, jangan ragu untuk berkoordinasi dengan BNN karena kami sudah memiliki beberapa rumah rehabilitasi di Lido Jabar, Makasar, Lampung, Batam dan beberapa kota lainnya,” urai Dikdik.

Baca Juga :  SAT Brimobda NTT Bersama Bhayangkari Gelar Doa Bersama

Melapor sebelum ditangkap polisi jauh lebih baik. Jika pemakai tertangkap maka prosesnya akan panjang dan bisa berujung ke penjara.

“Percayalah, pemakai narkoba cepat atau lambat pasti terungkap, makanya jauhi narkoba karena narkoba adalah tiket menuju neraka,” imbuh Dikdik yang disambut gempita peserta penyuluhan tersebut.

Sebelum penyuluhan oleh BNN, terlebih dahulu diadakan Baksos bagi puluhan anak yatim tempat sekitar lokasi Kantor CV Tanjung Raya Kemilau.

Tak kalah semaraknya acara donor darah yang dikoordinir PMI DKI Jakarta. Saat itu, sekitar 150 yang mendaftar, Namun yang mendonor  hanya sekitar 75 orang saja karena faktor kesehatan pendonor dan waktu donor darah yang dibatasi hanya tiga jam saja.

Tulisan ini berasal dari redaksi