Setengah Tahun Tak Diangkut, Limbah Medis di RSUD Aeramo Membludak

Avatar photo
Editor: Redaksi
1000377318
Kantong-kantong sampah medis di gudang penyimpanan sampah sampai berjubel keluar karena gudang tak mampu menampung, Photo dok: Flobamora-news

Berdasarkan informasi, sampah medis RSUD Aeramo terakhir diangkut ke tempat pemusnahan yakni pada awal Oktober 2023 lalu dan sampai hari ini belum diangkut lagi. Itu artinya sudah enam bulan (1/2 tahun) limbah berbahaya tersebut dibiarkan menumpuk di sana. Padahal dalam UU Lingkungan Hidup nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, limbah B3 ini maksimal disimpan selama 90 hari, setelah itu segera dimusnahkan. Estimasinya jika per harinya RSUD Aeramo menghasilkan 20-30 kg sampah maka tinggal dihitung saja.

1000377319 1
Bekas botol Obat, infus dan kemasan medis lainnya berserakan, Photo dok: Flobamora-news

Keluhan serupa juga disampaikan warga yang tinggal sekitar komplek Rumah Sakit tipe C itu. Anselmus Jogo tokoh masyarakat Desa Aeramo mengaku khawatir melihat tumpukan limbah medis yang dibiarkan bertumpukan tanpa ada penanganan lebih lanjut. “Jika dibiarkan seperti itu apakah limbah medis tersebut tidak membahayakan lingkungan dan warga sekitar rumah sakit,” ungkap Ansel yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari RSUD Aeramo.