BNN Provinsi NTT Melaksanakan Tes Urine pada 30 Titik

  • Bagikan

KUPANG, Flobamora-news.com –Tes urine untuk mendeteksi dini, agar masyarakat NTT baik ASN, pegawai swasta, mahasiswa dan pelajar serta masyarakat umum lainnya tidak menggunakan atau bebas dari narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba), sehingga masyarakat NTT tetap menjadi masyarakat yang sehat dan bersih dari pengaruh narkoba.
Pelaksanaan tes urine selama tahun 2019, semuanya dilakukan atas permintaan sendiri baik dari instansi pemerintah dan BUMN, serta lembaga pendidikan dan lingkungan masyarakat lainnya dalam hal ini tidak menggunakan dana DIPA.

Hal ini dijelaskan Kabid P2M BNN Provinsi NTT, Hendrik J. Rohi, M.H yang didampingi Kepala Seksi Pencegahan Markus Raga Djara, SH, M.Hum dan Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Lia Novika Ulya, S.KM dalam Press Release ke-4 di Kantor BNNP NTT, Selasa (26/11/2019).

Swipe up untuk membaca artikel

Hendrik mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan tes urine adalah untuk mendeteksi secara dini kandungan narkotika dalam tubuh seseorang, serta meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika.
Pelaksanaan tes urine ini juga merupakan amanat dari Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor 11 tahun 2018 tentang pelaksanaan tes urine narkotika untuk deteksi dini, lanjut Hendrik.

Baca Juga :   Dump Truk VS Suzuki Smesh, Dua Pelajar Meninggal Dunia

Tes Urine dilaksanakan di 30 lokasi, baik instansi pemerintahan, swasta, lembaga pendidikan maupun lingkungan masyarakat.
Dana untuk pelaksanaan tes urine ditanggung oleh lembaga atau instansi yang mengajukan permintaan pelaksanaan tes urine, tambah Lia.
“Itulah yang mungkin menjadi kendala sehingga masih sedikit instansi pemerintahan tingkat Provinsi NTT belum mau melaksanakan tes urine bagi para aparatnya,” ujar Lia.

Adapun 30 lokasi pelaksanaan Tes Urine baik instansi pemerintahan, swasta, pendidikan maupun Masyarakat per 13 Februari sampai 30 Agustus 2019 antara lain:

  • Bagikan