Beranda Lintas NTT Lantik Dua Penjabat Kades, Ini Pesan Wabup Belu Terkait Pilkades

Lantik Dua Penjabat Kades, Ini Pesan Wabup Belu Terkait Pilkades

283
0

Belu, Flobamora-news.com –Wakil Bupati Belu JT Ose Luan resmi melantik dua penjabat kepala Desa (Kades) yaitu Penjabat Kades Kabuna dan Dualaus yang terletak di Wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak. Kamis (25/7/2019).

Adapun Penjabat Desa Kabuna bernama Gabriel Manek Bria. Sebelumnya Gabriel bertugas sebagai pelaksana pada Dinas PMD. Sedangkan Penjabat Kades Dualaus bernama Anggelina Bita yang sebelumnya menjabat sekretaris desa Kabuna.

Kedua penjabat kades tersebut akan menjabat selama 6 bulan lamanya sambil mempersiapkan pemilihan kades definitif paling lambat dalam tiga bulan pasca pelantikannya.

Usai pelantikan, Wabup Belu JT Ose Luan kepada awak media mengatakan bahwa pihaknya melantik dua penjabat sementara kades karena pejabatnya Desa Kabuna telah memasuki masa pensiun.

Sedangkan mantan kades Dualaus kembali mencalonkan dirinya dalam Pilkades serentak pada Oktober 2019 mendatang.

Untuk mantan kades Kabuna, Ose Luan mengungkapkan bahwa pemerintah, dalam hal ini Bupati Belu, belum memberikan rekomendasi bagi dirinya Ruben Gonsalves karena adanya temuan dan sejumlah kekurangan sehingga harus segera menuntaskannya barulah dipertimbangkan pemberian rekomendasi tersebut.

“Hingga saat ini, Bupati belum mengeluarkan rekomendasi bagi mantan kades Kabuna karena adanya temuan dan perbaikan yang harus dibenahi, sehingga kami minta kepada mantan kades untuk bersabar hingga semua proses selesai barulah Bupati dapat mempertimbangkan rekomendasi baginya untuk mengikuti suksesi pilkades serentak,” jelas Ose Luan.

Terkait dengan beberapa kepala desa tidak lagi mencalonkan diri pada Pilkades serentak 2019 mendatang, Ose Luan menjelaskan bahwa Kades Asumanu tidak lagi mencalonkan dirinya karena saudaranya telah mencalonkan diri. Selain itu ada Kades Lakanmau, Kades Raimanuk, serta beberapa kades lainnya tidak lagi mencalonkan diri.

Terhadap suksesi Pilkades serentak pada 33 desa di Kabupaten Belu, pihaknya meminta agar semua calon kades dapat bersaing secara sehat dan tidak merusak citra demokrasi dengan melakukan politik uang dan isu SARA.

“Jangan merusak pilkades dengan hal yang melanggar hukum, namun bersainglah secara sehat karena jika jabatan itu kepercayaan rakyat untuk menjadi pemimpin yang berkewajiban melayani masyarakat,” pesan Ose Luan.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar