Refleksi Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2023: Meningkatkan Kualitas Sistem Pendidikan Indonesia Melalui Pendekatan Partisipatif, Kritis, dan Konstruktif

Avatar photo
IMG 20230502 WA0100

Salah satu isu utama dalam pendidikan di Indonesia adalah kesenjangan akses dan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2019, Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Dasar di daerah pedesaan hanya mencapai 87,8% sementara di daerah perkotaan mencapai 94,9%. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan dalam akses pendidikan di Indonesia.

Selain itu, kualitas pendidikan di Indonesia juga menjadi isu yang perlu mendapat perhatian serius. Berdasarkan hasil PISA (Programme for International Student Assessment) tahun 2018, Indonesia menempati peringkat ke-71 dari 79 negara dalam hal kemampuan membaca, matematika, dan sains siswa. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih jauh dari harapan bangsa sebagaimana tertuang dalam amanat UUD 1945 alinea keempat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Di sisi lain, anggaran pendidikan yang dialokasikan pemerintah juga masih rendah. Pada tahun 2021, anggaran pendidikan hanya sebesar 5,5% dari total anggaran pemerintah, di mana idealnya anggaran pendidikan harus mencapai 20% dari total anggaran pemerintah sesuai dengan target UNESCO.