Beranda Lintas NTT PMI Kembali Kehilangan Relawan Terbaiknya Dalam Operasi Tanggap Darurat Gempa Lombok

PMI Kembali Kehilangan Relawan Terbaiknya Dalam Operasi Tanggap Darurat Gempa Lombok

193
0

Lombok,flobamora-news.com. Innalillahi wainna ilaihi rojiun. telah berpulang sahabat kami, relawan terbaik kami, Afni Fastabiqul Strata Utama (26 tahun), relawan Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah yang gugur saat bertugas membantu masyarakat terdampak gempa Lombok. Afni Fastabiqul Strata Utama meninggal dunia pada Jumat, 24 Agustus pukul 07.30 WITA. Gugurnya Afni Fastabiqul Strata Utama atau yang akrab disapa Tata ini menjadi kali kedua Palang Merah Indnesia kehilangan relawannya yang tengah bertugas dalam operasi tanggap darurat gempa Lombok.

Tata bertugas di Lombok sejak 18 Agustus 2018 dan berabung dalam Tim Water Sanitation Hygiene( WASH ) PalangMerah Indonesia  untuk bertugas selama 1 bulan di Lombok. Sehari-harinya, almarhum bertugas mengantarkan air bersih dengan mengendarai kendaraan tangki air  untuk disalurkan ke masyarakat terdampak gempa di wilayah Lombok Utara.

“Semasa bertugas, almarhum bertugas mendistribusikan air bersih ke warga-warga yang membutuhkan air bersih di sejumlah desa di Lombok Utara,” ujar Koordinator Tim Water Sanitation Hygiene Palang Merah Indonesia, Sukri, SKM.

Sukri menjelaskan kronologi kejadian sebagai berikut:

Jumat pagi pukul 06.15 WITA almarhum sempat dibangunkan oleh seorang rekannya yang bersama-sama menempati Camp Water Sanitation Hygiene  di Dusun Lokorangan, Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.

“Kami terbiasa setiap pagi saling membangunkan teman-teman untuk sarapan, bersih-bersih, dan bersiap untuk bertugas. Saat dibangunkan, Tata saat itu masih sadar, tapi ia kembali tidur. Saya pikir mungkin dia masih butuh tidur karena toh hari masih pagi,” jelas Sukri.

Pukul 07.19 teman-temannya kembali membangunkan almarhum yang belum juga terbangun, namun saat itu mereka menyadari bahwa almarhum sudah tidak ada respon dan sudah tidak ada denyut nadi. Tim Water Sanitaion Hygiene lalu bergegas mengontak Tim Medis  yang berada di Posko  Rest Area Kayangan untuk meminta ambulans.

Almarhum segera dibawa dengan ambulans  ke Puskesmas Gangga, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Dalam perjalanan menuju puskesmas, tim medis  sempat melakukan pijat jantung dan pengecekan ulang respon almarhum, namun sudah tidak ada tanda kehidupan. Almarhum diperkirakan  sudah meninggal sejak di Camp.

Tim dokter di puskesmas kembali melakukan pemeriksanaan, namun menyatakan almarhum sudah meninggal. Puskesmas mengeluarkan pernyataan resmi bahwa Almarhum dinyatakan meninggal pukul 07.30 WITA.

Hari ini Jenazah Afni Fastabiqul Strata Utama akan dibawa ke Markas Palang Merah Indonesia Nusa Tenggara Barat di Mataram untuk acara pelepasan resmi dan doa bersama oleh pengurus dan para relawan. Selanjutnya jenazah akan diterbangkan ke Semarang untuk dimakamkan di kota kelahirannya di Pekalongan Jawa Tengah.(GAL)

Komentar