Beranda Lintas NTT TPID Kecamatan Ruteng dan Rohong Utara Menggelar Bursa Inovasi

TPID Kecamatan Ruteng dan Rohong Utara Menggelar Bursa Inovasi

612
0

RUTENG, Flobamora-news.com – Pengurus Program Inovasi Desa (PID) Kecamatan Ruteng dan Rahong utara menggelar kegiatan Bursa Inovasi Desa yang di selenggarakan di aula Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT (25/07)

Giat di buka resmi oleh Sekretaris Kecamatan Ruteng Wahyuwati P. N. Baaf, SSTP, turut hadir Dinas PMD Kabupaten Manggarai selaku Kordinator Tim PID Kabupaten Manggarai, Camat Rahong Utara, Pendamping Desa, Kepala Desa, Ketua BPD, Perwakilan P2KTD serta utusan masing – masing pengurus PID dari 30 Desa, terdiri dari 18 Desa dari kecamatan Ruteng dan 12 Desa dari Rahong Utara.

Di hadapan peserta, Sekcam Ruteng Wahyuwati mengatakan, kegiatan Bursa Inovasi Desa merupakan sebuah forum pertukaran pengetahuan dan penyebaran ide-ide kreatif inovatif masyarakat yang telah di kembangkan di berbagai desa.

Dikatakannya lagi, Terlalu jauh selama ini kita berfikir tentang inovasi, sebenarnya banyak di depan kita yang bisa menjadi inovasi.

“Saya melihat selama ini di desa terlalu fokus dengan kegiatan infrastruktur, sementara kegiatan pemberdayaan masyarakat tidak begitu terlalu di perhatikan, saya mengajak kita semua untuk bersama sama mengutamakan memberdayarkan manusia di desa”, jelas Wahyuwati.

Sekcam Wahyuwati menambahkan, kita harus mesti buka mata dan pikiran menjaga komit membangun desa melalui kegiatan pemberdayaan di desa, dengan kegiatan hari ini merupakan bagian dari salah satu jalan untuk mendorong desa-desa berinovasi, mari bergerak sama sama membangun desa untuk lebih maju lagi.

Foto:Konsultasi kegiatan oleh Desa dengan Tim P2KTD (Adi J)

Kesempatan yang sama Aloysius Jedaud SH, mewakili Kordinator Tim Inovasi Kabupaten Manggarai mengatakan, Melalui bursa inovasi desa mengangkat potensi potensi yang ada di desa, tak hanya itu katanya, Bursa inovasi desa juga bertujuan saling menjual pengetahuan.

“Kita di perkaya oleh kreasi melalui media bursa inovasi, tetapi yang paling penting dari semua ini adalah komitmen” kata Aloysius.

Lebih lanjut Aloysius menambahkan, hari ini kita ada, kita liat, lalu kemudian kita tirukan, yang paling penting melakukan pengawalan betul terkait komitmen kegiatan yang akan di lakukan oleh desa.

Di temui terpisah Kordinator Pendamping Desa kecamatan Ruteng, Yohanes Abun, SH. kepada media ini mengatan, Program inovasi ini dalam rangka memberi pengetahuan kepada desa terkait dengan penetuan prioritas penggunaan dana desa di bidang pemberdayaan.

“Selama ini desa memiliki keterbatasan sumber Sumber Daya Manusia, maka outpunya adalah bisa memberi kontribusi ide dan pengetahuan seperti mereplikasi atau kemudian mengangkat semua bentuk inovasi yang sudah ada di desa” tuturnya.

Lebih lanjut Yohanes mengatakan, Kecamatan Ruteng di wakili oleh Desa Meler telah menghadirkan bentuk inovasi kerajinan tangan yang terbuat dari bahan lokal untuk mendukung sektor perekonomian masyarakat, terlebih khusus mendorong sektor ekonomi desa dan menunjang pariwisata sebagai ikon dari Desa Meler.
“Kebetulan Desa Meler ini memiliki potensi menjadi Desa Wisata”. Tutup Yohanes.

 


Reporter: Adi  Jaya


Komentar