Perahu Tenggelam , Seorang Nelayan Hilang di Perairan Desa Nobo

FlobamoraNews

LARANTUKA, Flobamora-news.com – Seorang nelayan asal Desa Lewolaga Kecamatan Titehena Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur

dilaporkan hilang  hilang saat mencari ikan
Selasa (2/7/2019

Nelayan yang diketahui bernama Fandi Tukan itu hilang saat sampan yang ditumpanginya untuk mencari ikan dihantam gelombang hingga terbalik.

Masyarakat yang mengetahui kejadian itu, kemudian melapor kepada pemerintah setempat.

Saat mendapatkan laporan Tim SAR melakukan pencarian terhadap korban
di perairan Desa Nobo  diperkirakan pada 08°28’31.65″S-122 47’58.87″E dengan Radial 78,13°dan jarak 89,24 NM dari Lanal Maumere.

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian selama Lima hari (Selasa-Sabtu). Operasi pencarian korban berkisar di perairan Nobo, perairan Nurabelen, perairan Pulau konga ,perairan Teluk Lewolaga, dan Perairan Pulau tiga. Namun korban tidak ditemukan.

Baca Juga :  BOP-LBF: Pariwisata Seni Budaya Menarik Wisatawan

Selama Lima hari pencarian namun korban belum ditemukan.
Tim SAR gabungan dan Tua Adat serta pihak keluarga melaksanakan seremonial adat di Posko TPI Nurabelen  Ile Bura , sebelum tim sar kembali melakukan penyisiran di perairan Seauei dan area yang telah di tentukan. Namun belum membuahkan hasil.

Hari Sabtu tanggal 06 Juli 2019  pukul 18.30 wita bertempat di TPI Nurabelen , Desa Nurabelen  Kecamatan Ile Bura Tim Sar gabungan kembali ke Posko setelah melaksanakan operasi pencarian Nelayan.

Rangkaian Operasi SAR Gabungan sebagai berikut:

Baca Juga :  Dinas P & K Kab.TTS Bersama MPC-NTT Terus Giatkan Bimtek Literasi

Pada Pukul 14.00 wita  Tim Sar Gabungan kembali ke Posko di TPI Nurabelen untuk melaksanakan istirahat makan siang.

Pada Pukul 15.10 wita Tim Sar Gabungan kembali melaksanakan Oprasi penyisiran di perairan Pulau konga , perairan teluk lewolaga, perairan Nobo .

Pada Pukul 18.30 wita  Tim Sar Gabungan kembali ke Posko di TPI Nurabelen setelah melaksanakan Oprasi Sar gabungan pencarian nelayan tenggelam hari ke Lima.

Pencarian korban oleh
tim gabungan sampai dengan saat ini Nihil , dan tanda-tanda keberadaan korban pun tidak ada.

Baca Juga :  DPMD Belu Mengaku Asal-Asalan Saat Membuat Soal Ujian Cakades Jenilu. Begini Soal Ujiannya

Tim Sar gabungan akan kembali melaksanakan penyisiran  pencarian nelayan tenggelam besok pagi memasuki hari ke Enam. Pencarian korban masih terus dilakukan.

Alat yang di gunakan dalam pencarian sbb:

Skoci karet Posmat Flotim:1 Unit ,Skoci karet  Sar Maumere :1 Unit, Skoci karet BPBD Flotim 1Unit,
Kelong bagan  1 Unit

Reporter: Ricky Anyan

Tulisan ini berasal dari redaksi