Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pengusaha Asal India Diduga Menipu & Merusak Ekonomi Petani NTT

Avatar photo
IMG 20190303 WA0017

Kupang, Flobamora-news.com – Pengusaha Jambu Mete, warganegara India diduga menipu dan merusak perekonomian petani Jambu Mette di NTT. Hal ini disampaikan olehPenasihat Hukum DC Commodity, Dr.Tommy Singh,SH,LL.M

Menurut Tommy, Shreejit,warga India, bersama istri Emily Siberu, diduga menipu Ramachandran Dinesp, Direktur DC Commodity, Perusahaan yang berbasis di Dubai,UEA, sebesar Rp.5 Milyar.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Penipuan dilakukan dengan cara menawarkan kacang mete berkualitas super dan memberitahukan kepada kepada klien saya, bahwa Ia memiliki gudang penampungan di beberapa kota seperti Larantuka, Lembata, Maumere dan Lombok.

Baca Juga :  Gubernur NTT dan Wakapolda: Hoax dan Radikalisme, Itu Harus Dilawan

Selain itu juga, Shreejit, mengatakan kepada Dineshp bahwa dirinya juga membina banyak petani jambu mette untuk menyuplai perusahaanya.

Untuk lebih meyakinkan Ramachandran, Shreejit, warga negara India itu menyiapkan kontrak kerja yang belakangan diketahui bukanlah Perusahaan miliknya tapi milik Johannes Hamenda asal Surabaya.