Anggota DPR itu Hamba Bagi Rakyat, Bukan Raja

FlobamoraNews
Aprianus Hale, Anggota Komisi III DPRD Belu

Belu, Flbamora-news.com – Seorang anggota DPR adalah Hamba bagi rakyat, Bukan Raja. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Belu, Aprianus Hale saat melakukan reses di Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Perbatasan RI-RDTL pada Rabu (29/10/2019).

“Anggota DPR itu adalah hamba bagi rakyat, bukan seorang Raja,” tegasnya.

Dikatakan demikian karena dirinya ingin menangkal paradigma masyarakat yang selama ini memandang seorang seorang anggota dewan layaknya seorang raja. Hal itu tentu tak lepas dari pembawaan anggota dewan yang selalu menempatkan jarak dengan rakyat, entah dalam pertemuan formal maupun pertemuan informal.

Baca Juga :  Dituduh Mencuri, Mantan Karyawan Perusahaan Milik Bupati Belu Minta Kejelasan Hukum

“Banyak anggota dewan yang sering menempatkan dirinya seperti seorang raja ketika bertemu dengan masyarakat. Hal ini akhirnya membuat masyarakat pun menganggap kami para anggota dewan seperti seorang raja,” tutur politisi Partai Nasdem itu.

Lanjutnya, anggota dewan terkadang lupa dari mana dirinya berasal dan dari siapa dirinya mendapatkan pekerjaan. Mereka lupa bila apa yang mereka nikmati saat ini adalah hasil pemberian dari masyarakat.

“Kami ini bukan siapa-siapa. Kami juga adalah rakyat. Kami bisa seperti sekarang karena kepercayaan yang diberikan oleh rakyat. Jadi tidak ada alasan untuk kami bisa menyombongkan diri karena pekerjaan yang kami jalani saat ini diberikan oleh masyarakat,” tegas Ketua Petani Nasdem Kabupaten Belu itu.

Baca Juga :  Barpas Nusantara Terbentuk Siap Menangkan Capres 02 Prabowo-sandi

Pria lajang yang akrab disapa Jofan ini menuturkan bahwa para anggota dewan disebut hamba karena mereka diperintahkan oleh rakyat untuk menyampaikan semua aspirasi mereka kepada eksekutif, bukan malah duduk diam di lembaga legislatif.

“Kami itu hamba karena kalian (Rakyat, red) memerintahkan kami untuk harus menyampaikan semua aspirasi kalian kepada para eksekutif, bukan malah duduk diam di lembaga legislatif,” jelasnya. Aspirasi itulah yang harus kami perjuangkan agar bisa direalisasikan oleh para eksekutor,” lanjutnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi