Beranda Kota Kupang Tingkatkan SDM ASN Kearsipan Kota Kupang Sosialisai Perka Anra

Tingkatkan SDM ASN Kearsipan Kota Kupang Sosialisai Perka Anra

259
0

KUPANG, Flobamora-news.com – Dinas Perpustakaan dan Arsip merupakan unsur pelaksana urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dibidang Perpustakaan dan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dibidang Kearsipan serta tugas pembantuan. Karena itu untuk meningkatkan kemampuan Aparatur Sipil Negara dibidang Kearsipan kami perlu melakukan soasialisasi tentang Perka ANRI no.2/2014. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang Ejbends Doeka di ruang kerjanya, Kamis (27/6/2019).Ejbends Doeka

Menurut Edjben Tujuannya agar tercipta pemahaman yang sinergis tentang penataan arsip dengan tata kelola sesuai standar penataan nasioanal. Karena kita akui di kota Kupang kita masih sangat kekurangan gedung, sarpras, dan SDM pendukung. Bayangkan kita baru punya tenaga arsiparis yang sesuai standar hanya ada 2. Sedangkan di Dinas kita seharusnya butuh 5 tenaga arsiparis khusus. Dan normatifnya, disetiap OPD sampai tingkat kecamatan dan kelurahan harus punya dua tenaga arsiparis.

“Selain itu kendala yang kita hadapi adalah mutasi yang terlalu cepat terhadap tenaga fungsional dari satu OPD ke OPD lain sehingga pemerintah harus terus melatih tenaga baru dari awal. Ke depan Pemerintah harus memberi kesempatan bagi tenaga fungsional untuk lebih lama berada pada suatu posisi sehingga penerapan ilmu sesuai tugas pekerjaan bisa lebih efektif”. Ungkap Edjben

Jika dalam waktu singkat, ada mutasi maka datang lagi tenaga baru, akan dilatih dan disosialisasikan lagi. Nah ini yang menjadi penghambat. Apalagi ilmu Kearsipan, harus terus digali dan dipelajari karena akan ada perkembangan lagi sesuai kebutuhan.

Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini, maka akan terwujud tata kelola kearsipan yang sistematis dan terstruktur di setiap OPD yang nantinya akan di serahkan ke Dinas Kearsipan & Perpusatakaan Kota Kupang untuk dikelola dan disimpan dan menjadi arsip daerah. Selain itu agar para tenaga fungsional kearsipan dapat memberi pelayanan tata kelola perpustakaan sesuai standart nasional, sehingga tercipta penyajian arsip yang sistematis dan terprogram secara komputerisasi.

Lebih lanjut Edjben mengatakan, dirinya dan seluruh jajaran di Dinas Kearsipan ini sudah mempersiapka untuk menerapkan sistem kearsipan terprogram secara digital bahkan dari semua OPD yang konek ke Dinas Kearsipan dengan beberapa OPD lain yang bersinergis.

“Aktivis KNPI dan berbagai organisasi kemahasiswaan diera perkuliahan ini sangat nyaman berada di unit kerjanya sekarang, dan bahkan bangga karena mengurus arsip sebuah kota Provinsi. “Ini sebuah kebanggaan bukan tempat buangan. Saya sangat menikmatinya dan akan membuat yang terbaik bagi pengelolaan arsip kota ini dengan membenahi sarpras dan terutama SDM pengelolanya. Dengan anggaran yang ada akan dimaksimalkan sebaik mungkin demi sebuah out put yang terbaik”. Pungkas Edjben

Dalam sosialisasi selama dua hari (27-28/6/2019) ini, selain penyajian materi kepada  peserta dari para pemateri,  akan mempraktekkan bagaimana cara pengelolaan administrasi kearsipan yang sesuai standar nasional.(MD)

Komentar