Beranda Lintas NTT LBH Surya NTT Adakan MoU Dengan Pengadilan Agama Ruteng

LBH Surya NTT Adakan MoU Dengan Pengadilan Agama Ruteng

211
0

Ruteng.Flobamora-news.com – Lembaga Bantuan Hukum Surya Nusa Tenggara Timur (LBH Surya NTT) mengadakan memorandum of Understanding (MoU) dengan Pengadilan Agama Ruteng Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Rabu (20/2/19).

Ketua Pengadilan Agama Ruteng Al Fitri S.Ag.SH.MHI mengatakan, MoU ini diadakan antara Pengadilan Agama Ruteng dengan Lembaga Bantuan Hukum Surya Nusa Tenggara Timur (LBH Surya NTT) tentang Penyediaan Jasa Konsultan Layanan Bantuan Hukum pada Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) Pengadilan Agama Ruteng.

“MoU ditandatangani oleh saya sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Ruteng dengan Ketua LBH Surya NTT, E. Nita Juwita, SH., MH”. Ujar Al Fitri

“Tujuan dari perjanjian kerja sama ini adalah untuk memberikan pelayanan hukum di pos layanan bantuan hukum pada Pengadilan Agama Ruteng sebagai bagian dari penyelenggaraan dan penggunaan anggaran bantuan hukum di lingkungan Peradilan Agama, yang bertanggung jawab, berkualitas dan terkoordinasi. Papar Al Fitri.

“Demi pencapaian rasa keadilan, pos jasa konsultan layanan bantuan hukum adalah ruang yang disediakan oleh Pengadilan Agama Ruteng bagi pemberi bantuan hukum dalam hal ini LBH SURYA NTT kepada pemohon bantuan hukum dalam hal pemberian advis atau konsultasi hukum, bantuan pembuatan surat gugatan/permohonan baik cerai talak, cerai gugat, gono gini maupun gugatan waris”. Tegas Al Fitri

Petugas pemberi bantuan jasa konsultasi hukum yang bertugas di Pos Bantuan Hukum adalah advokat atau Sarjana hukum. Berdasarkan ketentuan yang diatur dalam perjanjian kerjasama antara Pengadilan Agama dengan LBH Surya NTT. Sedangkan Pemohon layanan bantuan hukum adalah pencari keadilan dan kepastian hukum baik perseorangan maupun sekelompok orang yang secara ekonomis tidak mampu membayar jasa advokat.

Hal ini sebagaimana diatur dalam Lampiran B Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 10 Tahun 2010 jo. Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Hukum, yang memerlukan bantuan untuk menangani dan menyelesaikan berbagai perkara di Pengadilan Agama Ruteng.

Dalam pelayanan bantuan hukum harus adanya prinsip keadilan, non diskriminasi, keterbukaan, akuntabilitas, kepekaan gender, perlindungan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan serta perlindungan khusus bagi kelompok penyandang disabilitas dan perlindungan anak.
Sanksi akan kita beri apabila LBH Surya NTT melanggar perjanjian atau kesepakatan yang telah ditandatangani antara lain berupa teguran lisan, teguran tertulis, dan pemberhantian secara sepihak berupa pemutusan hubungan kerjasama. Kata ketua pengadilan.

Sementara itu Ketua LBH Surya NTT mengatakan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pengadilan Agama Ruteng atas kepercayaan yang diberikan kepada kami dalam hal jasa konsultasi layanan bantuan hukum tahun anggaran 2019. Dimana kerjasama ini merupakan kerjasama tahun kedua. Semoga kami bisa menjaga kepercayaan ini.

Hadir dalam MoU tersebut Wakil Ketua Pengadilan Agama Ruteng Al Fitri, S.Ag.,S.H.,M.H.I., Pejabat Pembuat Komitmen PA Ruteng Rusli, S.HI., M.H., Sekretaris PA Ruteng Abu Hanifah Al Hamidy., S.Ag., Panitera PA Ruteng Insani Miratillah Inda Sela, S.Ag., Para Hakim PA Ruteng, Pejabat Fungsional dan Struktural PA Ruteng serta Pegawai Tidak Tetap pada Pengadilan Agama Ruteng. Sedangkan dari LBH SURYA NTT yakni Pendiri/Pengawas Herry F.F. Battileo, SH,.MH dan Ketua LBH, E. Nita Juwita, SH., MH, serta Paralegal LBH Surya NTT Perwakilan Manggarai. (Rbt)

Komentar