Kebersamaan Walikota dan Wawali Dalam Karnaval Budaya HUT Kota Kupang

KUPANG, Flobamora-news.com – Ada yang menarik dalam Karnaval Budaya HUT Kota Kupang Ke 22, Senin/22 April 2018. Karnaval Budaya menggunakan pakaian adat dilepas pukul 12.00 wita dengan melewati jalan-jalan protokol.

Mengambil garis start di depan Rumah Jabatan Gubernur NTT Lalu menempuh rute Jl. Eltari, Jln Sudirman, Jln Moh Hatta, Jln Urip Sumohardjo, Jl. Ahmad Yani, Jl Timor Raya dan finish di depan Subasuka pukul 16.00 wita dan langsung disambut Walikota, Wakil Walikota dan Ketua DPRD Kota Kupang yang mengenakan Pakaian adat, Usai turut ikut jalan bersama dalam rombongan karnaval budaya.

Rombongan Pertama Para Paskibraka Kota Kupang disusul Para Camat dan Lurah, Dinas Sosial dan Pariwisata Lalu disemarakkan Drum Band SD Inpres Belo Lalu diikuti Dinas Perindag, Dinas Kominfo, Kesbangpol, Drum Band SMKN 2, Kementrian Agama Kota Kupang, Dinas Pemadam Kebakaran, Sekda, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kecamatan Kota Raja, Kecamatan Maulafa, Drum Band SMPN 2, Sekretariat DPRD, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, RSUD S K Lerick, Komunitas Peduli Pemilu Demkkrasi NTT, PDAM Tirta Bening, Pol PP, Inspektorat,  Sekolah Komunitas Kristen Tunas Gloria, Kecamatan Kota Lama, Bagian Kerja Sama Setda, SD Inpres Liliba, Duspendukcapil, BNN Kota Kupang, Universtas Terbuka, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Badan Keuangan Daerah (BKD).

Baca Juga :  Besok, Kementerian PPN Bappenas Gelar Konsultasi Regional Lintas Nusa Tenggara di Labuan Bajo

Tak ketinggalan Kerukunan Keluarga Sosial (K2S) Jawa yang ada di Kota Kupang, Juga turut serta dalam Karnaval Budaya Komunitas Sedan Kota Kupang.

Usai menerima Semua peserta karnaval Budaya yang ditutup oleh rombongan karnaval dari Dinas Kebersihan Kota Kupang Lalu dilakukan Foto bersama, beritaflobamora.com berkesempatan melakukan wawancara.

Ditanya Tentang Ikut sertanya Walikota dan Walikota Jalan bersama dalam Karnaval, Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore menjawab, “Pesan yang Ingin disampaikan kepada Warga Kota Kupang bahwa meski budaya dan etnis berbeda namun kita satu“

Tulisan ini berasal dari redaksi