Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Eksekusi Lahan di Depan Rujab Gubernur NTT Diduga Ada “Mafia Tanah” Oleh Oknum di Pengadilan

Avatar photo
Reporter : Tim Editor: Redaksi
IMG 20230228 WA0074

Jelaskan ada “mafia tanah” dibelakang. Foto saya ada,” katanya. Karena itu, dia menilai putusan PN Kupang tidak melindungi orang yang benar, malah melindungi orang yang tak punya sehelai kertas apapun.

“Mana haknya dia? Kalau dia katakan itu haknya dia. Tidak ada gitu loh,” tegasnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sebelumnya dia menjelaskan bahwa eksekusi lahan  oleh PN Kupang pada 2021 lalu non eksekutabel dan salah alamat.

Karena Jaya Anggrawan tidak termasuk dalam objek sengketa antara Rudi Ebenhaezer Oematan dgn Ny. Greetje Jeane Koamesah – Rondo. Namun, lokasi Jaya dibdepan rujab justru dieksekusi oleh PN Kupang.

Pak Jaya sudah menang di Peninjauan Kembali (PK) yang menyebutkan sudah ada kriteria eksekusi, tapi PN menyebutkan non eksekutabel . Apa? Belajar lagi hukumnya PN itu,” kata Lisa kepada wartawan, Senin, 27 Februari 2023.