Beranda Olahraga Mitos ETMC 2019: Lapangan Besikama Menjadi Momok Bagi Dua Tim Belu

Mitos ETMC 2019: Lapangan Besikama Menjadi Momok Bagi Dua Tim Belu

1014
0

Malaka, Flobamora-news.com – Lapangan Misi Besikama masih menjadi momok bagi dua tim dari Kabupaten Belu yaitu Persab Belu dan Bintang Timur Atambua. Pasalnya, selama kedua tim ini belum pernah menuai kemenangan selama menjalani tiga laga di Lapangan Misi Besikama, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Belu.

Tim Manu Aman Lakaan hanya mampu bermain seri di dua laga penyisihannya. Pertama saat melawan Persena Nagekeo pada Minggu (7/7/2019), Persab Belu mampu ditahan imbang oleh Persena Nagekeo 3-3. Padahal, pada babak pertama, Pasukan Manu Aman Lakaan Unggul 2-0.

Pada pertandingan kedua Persab Belu di Lapangan Misi Besikama saat berhadapan dengan Perseftim Flores Timur, lagi-lagi Persab Belu Hanya bisa menuai hasil seri 1-1 (12/7/2019).

Nasib naas malah dialami Bintang Timur Atambua. Kendati baru sekali main saat melawan Persamba (15/7/2019), Bintang Timur harus takluk 0-1.

Lain hal bila bermain di Lapangan Betun. Dua Tim Belu selalu memperoleh hasil memuaskan dengan dua kemenangan dan satu jali hasil seri.

Persab Belu Berhasil menang atas Persematim 2-1 secara dramatis. Sedangkan Bintang Timur Atambua berhasil membantai Persebata tiga gol tanpa balas (10/7/2019). Selain itu, Bintang Timur Atambua pun berhasil menahan imbang Persada 1-1 (8/7/2019) walau Persada unggul lebih dulu di babak pertama.

Robert Seran, salah seorang Suporter Belu mengulas dalam akun facebook-nya, mampukah tim Persab Belu menghentikan Mitos tidak pernah menang di Lapangan Misi Besikama?

Tim Manu Aman Lakaan

Berikut ulasan Robert Seran dalam akun Facebook-nya:

MAMPUKAH…!!! TIM PERSAB BELU
MENGHENTIKAN “MITOS TIDAK PERNAH MENANG” DI LAPANGAN MISI BESIKAMA…???
(Catatan Kaki Matcday Persab Belu 2019)

Satu hari lagi, Tim Manu Aman Laka’an akan mengakhiri laga sisa di perhelatan Liga 3 Piala ETMC 2019 Malaka. Masyarakat Kabupaten Belu menaruh harapan penuh kepada Tim yang digawangi Marsel Mau Meta dan Pelatih Yus Tey dan John Lina. Menang, Menang dan Menang……!!! adalah harga yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, jika tidak ingin tersingkir dari perhelatan akbar sepak bola sejagat NTT ini.

Menyongsong pertandingan antara Persab Belu dan Persim Manggarai, warganet beramai-ramai membuat prediksi serta menghembus isu mitos di sejumlah akun media sosial. Mereka beramai-ramai menyandingkan slogan supporter Manu Meo Malaka “Tamu Dilarang Menang” dengan beragam bentuk cerita. Slogan tuan rumah itu terasa mengusik. Ibarat berbalas pantun, ada pula slogan Tim Persab Belu “Saki!!!”, Persami dengan “Horroo” dan Perse Ende dengan “Rore”nya, serta slogan-slogan tim lain yang selalu menghiasi yel-yel suporter disaat mendukung tim kesayangannya bertanding.
Slogan “Tamu Dilarang Menang” memang telah menjadi buah bibir selama perhelatan ETMC. Litani yang hadirpun beragam, mengapa tamu dilarang menang??. Lalu lintas pemikiran publik ini hanya bisa terjawab oleh para bola mania Manu Meo Malaka.

Harus diakui bahwa, sepak bola tidak hanya menyajikan sebuah pertandingan seru siapa yang menang dan siapa yang kalah. Keindahan sepak bolapun tercermin dari beberapa kisah yang mengikutinya. Termasuk mitos dan kutukan yang berlaku di Piala ETMC. Beberapa hanya mitos belaka, namun tidak sedikit, justru menjadi kenyataan.

Persab Belu Tidak Bisa Menang di Lapangan Misi Besikama ; sempat menjadi sebuah mitos yang bertahan selama perhelatan Piala ETMC 2019 di Malaka. Tim “Tamu Dilarang Menang”, ibarat sebuah kutukan yang kini menerpa Persab Belu. Setidaknya, hal tersebut telah terjadi dua kali selama bertanding di Lapangan Misi Besikama.

Sebuah mitos lahir pada laga pekan lalu, saat Perseftim menjadi lawan ketiga dilaga penyisihan grup C. Persab sempat tertinggal dan menyamakan kedudukan setelah wasit menghadiahkan bola di titik putih. Mitos inipun mengingatkan kembali laga perdana Persab Belu dan Persena Nagekeo, setelah tertinggal 3-1, Persena mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Kini kesempatan Tim Manu Aman Laka’an untuk memecahkan mitos tersebut terbuka lebar di laga terakhir Piala ETMC. Syaratnya harus mengalahkan Persim Manggarai dan kesempatan untuk menjuarai Piala ETMC 2019 semakin terbuka. Forza Persab Belu. ***

Sesuai dengan jadwal, Persab Belu akan bermain melawan Persim Manggarai dalam laga hidup-mati untuk memperebutkan tiket Perdelapan Final ETMC 2019 di Lapangan Misi Besikama pada Kamis (18/7/2019), pukul 15.00 Wita. Banyak Masyarakat berharap agar Tim Manu Aman Lakaan dapat mematahkan Mitos Belu Tidak pernah menang di Arena itu. Masyarakat Belu menantikan Arena Lapangan Misi Besikama menjadi Arena kemenangan perdana tim Belu di Besikama.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar