Penguatan Ketahanan dan Integritas Sektor Jasa Keuangan Mendukung Stabilitas Sistem Keuangan

Avatar photo
Reporter : Eka Malik OJK Editor: Redaksi
Screenshot 20260210 151545 Chrome

Berdasarkan informasi pada SLIK, pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) oleh perusahaan pembiayaan tumbuh 71,13 persen yoy (Desember 2025: 75,05 persen yoy), atau menjadi Rp12,18 triliun dengan NPF gross sebesar 2,77 persen (Desember 2025: 2,73 persen).

Pertumbuhan pembiayaan modal ventura pada Januari 2026 tumbuh sebesar 0,83
persen yoy (Desember 2025: 0,81 persen yoy), dengan nilai pembiayaan tercatat
sebesar Rp15,95 triliun.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pada industri Pinjaman Daring (Pindar), outstanding pembiayaan pada Januari 2026
tumbuh 25,52 persen yoy (Desember 2025: 25,44 persen yoy), dengan nominal
sebesar Rp98,54 triliun. Tingkat risiko kredit macet secara agregat (TWP90) dalam
kondisi terjaga di posisi 4,38 persen (Desember 2025: 4,32 persen).

Pada industri pergadaian, penyaluran pembiayaan pada Januari 2026 tumbuh
sebesar 60,05 persen yoy (Desember 2025: 48,07 persen yoy) menjadi Rp143,14
triliun dengan tingkat risiko kredit yang terjaga. Pembiayaan terbesar industri
pergadaian disalurkan dalam bentuk produk Gadai, yaitu sebesar Rp115,98 triliun
atau 81,03 persen dari total pembiayaan yang disalurkan industri pergadaian.
Sementara itu, dalam rangka penegakan ketentuan dan pelindungan konsumen di
sektor PVML, OJK telah melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama Flobamora-News.Com Dengan OJK. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab OJK.