6. Jumlah konsumen pedagang aset kripto berada dalam tren meningkat, yaitu
mencapai 19,08 juta konsumen pada posisi Oktober 2025 (meningkat 2,50
persen dibandingkan posisi September 2025 yang tercatat sebanyak 18,61 juta
konsumen). Nilai transaksi aset kripto selama bulan November 2025 tercatat
sebesar Rp37,20 triliun (menurun 24,53 persen dibandingkan Oktober 2025
yang tercatat sebesar Rp49,29 triliun), sehingga total nilai transaksi aset kripto
di sepanjang tahun 2025 (ytd) telah tercatat senilai Rp446,77 triliun. Hal ini
menunjukkan kepercayaan konsumen dan kondisi pasar yang tetap terjaga baik.
7. Selain itu, OJK bersama Organisation for Economic Cooperation and
Development (OECD) telah menyelenggarakan forum internasional bertajuk
Digital Finance in Asia 2025 pada tanggal 1 s.d. 2 Desember 2025. Forum ini
bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan kebijakan antara
regulator regional dan global, organisasi internasional, akademisi, serta pelaku
industri terkait inovasi dan pengawasan sektor keuangan digital. Adapun topik
yang diangkat dalam forum ini antara lain mengenai perkembangan terkini
terkait aset digital, stablecoin, dan tokenisasi, serta pembahasan mengenai
dampak, pemanfaatan, dan regulasi kecerdasan buatan (AI) dalam sektor
keuangan di kawasan Asia. Selain itu, dalam forum ini juga dilakukan
peluncuran laporan OECD tentang Regulation of Artificial Intelligence in Finance
in Asia. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 40 perwakilan dari regulator, pelaku
industri global dan pakar di bidang keuangan digital yang berasal dari berbagai
negara.
8. Selanjutnya, dalam rangka meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat,
OJK menyelenggarakan Digital Financial Literacy (DFL) pada tanggal 28
November 2025 di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Penyelenggaraan DFL ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
masyarakat terhadap manfaat, risiko, serta produk dan layanan keuangan
digital termasuk aset kripto. Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida yang
dihadiri secara fisik oleh mahasiswa dan dosen UMSU serta secara daring oleh
perwakilan TPAKD di 33 kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Utara dengan
jumlah peserta lebih dari 600 orang Sejak 1 Januari 2025 hingga 30 November 2025, OJK telah menyelenggarakan 6.099
kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 9.344.344 peserta. Platform digital
Sikapi Uangmu, yang berfungsi sebagai saluran komunikasi khusus untuk konten
edukasi keuangan kepada masyarakat melalui minisite dan aplikasi, telah
menerbitkan 311 konten edukasi, dengan total 3.195.370 viewers. Selain itu,
terdapat 41.880 pengguna Learning Management System Edukasi Keuangan
(LMSKU), dengan total akses modul sebanyak 27.501 kali dan penerbitan 17.027
sertifikat kelulusan modul.
Pada periode Januari sampai dengan 30 November 2025 telah diselenggarakan
implementasi GENCARKAN melalui penyelenggaraan 55.941 program yang telah
menjangkau 286,75 juta peserta di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut terdiri atas
Edukasi Keuangan Langsung sebanyak 35.706 kegiatan serta Edukasi Keuangan
Digital sebanyak 20.235 konten. Dalam pelaksanaannya program GENCARKAN
telah menjangkau 97,86 persen Kabupaten/Kota di Indonesia.
Upaya peningkatan literasi keuangan tersebut didukung oleh penguatan program
inklusi keuangan melalui kolaborasi dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah
(TPAKD) di seluruh provinsi (38 Provinsi) dan Kabupaten/Kota (514
Kabupaten/Kota) di Indonesia.
Selanjutnya, dalam rangka pelaksanaan kegiatan literasi dan inklusi keuangan,
selama November 2025, beberapa bentuk inisiatif OJK antara lain:
a. OJK, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), dan Bank
Indonesia (BI) berkolaborasi dalam menghadirkan Buku Saku Literasi Keuangan
Bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Keluarga untuk memberikan
pemahaman kepada PMI dan keluarga tentang pengelolaan keuangan yang
bijak, aman, dan berkelanjutan guna memperkuat literasi dan inklusi keuangan
nasional. Peluncuran buku tersebut dilaksanakan pada tanggal 10 November
2025 di Jakarta dengan mengambil momen peringatan Hari Pahlawan, yang
dihadiri oleh kurang lebih 1.000 orang PMI dan Calon PMI wilayah Jabodetabek.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












